Nah, tetapi biarpun sebab and gaya ketika kita mati itu adalah takdir tuhan, tetapi manusia juga punya daya buat ikhtiar & berdo'a, ya muga-moga aja kita mati dengan cara yang simple dan nyenengin, ets yang paling penting juga khusnul khotimah. Kawan-kawan Rongsokan yang saya cintai, salah satu ihktiar kita ialah dengan cara berhati-hati dan selalu waspada terhadap segala sesuatu yang dapat memudharatkan kita, seperti penyakit gitu. Sebut saja salah satu nya ialah hipertensi atau yang sering disebut masyarakat kita ialah tekanan darah tinggi. ets bukan darahnya yg tinggi menjulang kaya menara petronas tapi tekananya yang bikin kepala nyut-nyutan.
Sebelum kita melakukan ikhtiar untuk menghindari penyakit yang namanya hipertensi, ada baiknya tuan2 dan nyonya2 reader untuk melakukan pengenalan terhadap penyakit ini, seperti kata orang, tak kenal maka tak cinta. hehe
Mari kita mulai perkenalan kita pada sahabat kita yang baru ini, namanya si hepertensi, lahir di .....( ada2 aja). Ya udah, sekarang saya mulai serius. Hepertensi atau sering disebut dengan tekanan darah tinggi ini berarti adalah suatu tekanan yang dialami oleh darah didalam pembuluh arteri kita pada saat darah dipompa oleh jantung kita untuk dialirkan ke seluruh tubuh. Tekanan darah dibuat dengan mengambil dua ukuran dan biasanya terdapat dua angka yang akan disebut oleh dokter. ( coba aja kalau reader ngak percaya). Misalnya dokter menyebut 140-90, maka artinya adalah 140 /90mmHg. Angka pertama (140) menunjukkan tekanan ke atas pembuluh arteri akibat denyutan jantung, ini biasanya disebut tekanan sistolik atau seing juga disebut tekanan atas. Sedangkan angka kedua (90) menunjukan tekanan saat jantung beristirahat di antara pemompaan, dan sering disebut tekanan diastolik atau bisa juga disebut tekanan bawah.
Setelah reade- reader yang guanteng and cunatik ini mengetahui tentang tekanan darah, pasti deh para readerku ini ingin mengetahui apakah tekanan darah nya termasuk rendah, normal atau tinggi. Berikut ini penggolongan tekanan darah berdasarkan angka hasil pengukuran dengan tensimeter untuk tekanan sistolik dan diastolik:
| Tekanan Darah | Sistolik (angka pertama) | Diastolik (angka kedua) |
| Darah rendah atau hipotensi | Di bawah 90 | Di bawah 60 |
| Normal | 90 - 120 | 60 - 80 |
| Pre-hipertensi | 120 - 140 | 80 - 90 |
| Darah tinggi atau hipertensi (stadium 1) | 140 - 160 | 90 - 100 |
| Darah tinggi atau hipertensi (stadium 2 / berbahaya) | Di atas 160 | Di atas 100 |
Trus setelah ini ada yang bertanya, Apa yang menyebabkan tekanan darah bisa meningkat? Sebagai ilustrasi, ketika kalian disuruh ortu untuk menyiram kebun dengan selang, tentu kebanyakan dari kita menekan ujung selang supya semprotan air menjadi deras dan maksiamal. Hal ini dikarenakan tekanan air meningkat ketika selang ditekan. Selain itu, jika para raeder memperbesar putaran keran air, maka aliran air yang melalui selang akan semakin kencang karena debit air yang meningkat. (coba deh praktikin dirumah, kalau ngak punya kebun sendiri, ngak apa2 deh kebun rumah aku yang kalian siram, pokoknya rela 1000% deh..hehehe). Seperti ini juga lah darah kita, semakin sempit pembuluh darah kita berarti akan semakin tinggi juga intensitas tekanan darah kita. Paham ora..?? kalau ngak paham silakan deh tanya ama bu dokter yang cantik, pokoknya dijamin akan lebih cepat paham nya..hehehe
Ada beberapa hal yang menyebabkan orang mengalami hepertensi, tapi diantara seluruh penyebab ini ada penyebab yang ngak bakalan bisa dihindari, sebab yang bisa dihindari, dan ada juga yang bisa kita kendalikan dan kita hindari sedini mungkin.
Keturunan
Faktor ini tidak bisa di hindari.wah kasian juga sobat2 yang punya orang tua, sanak keluarga yang punya penyakit darah tinggian, tapi sobat2 jangan berkecil hati, pokoknya sobat harus yakin kalau dibalik semua masalah pasti ada jalan keluar. so..buat para sobat terus positiv thingking deh sama Allah.Usia
Faktor ini tidak bisa dihindari. Penelitian menunjukkan bahwa seraya usia terus bertambah, tekanan darah pun akan terus meningkat. kita tidak bisa mengharapkan bahwa tekanan darah kita saat muda akan sama ketika kita bertambah tua. Namun kita dapat mengendalikan nya agar jangan melewati batas atas yang normal.Garam
Faktor ini bisa dihindari. Garam dapat meningkatkan tekanan darah dengan cepat pada beberapa orang, khususnya bagi penderita diabetes, penderita hipertensi ringan, orang dengan usia tua, dan mereka yang berkulit hitam. Makanya buat para penderita hipertensi jangan coba2 deh makan- makanan yang asin2, kalau ngak nurut, ya rasakan sendirilah akibatnya.Kolesterol
Faktor ini bisa Anda kendalikan dan bisa untuk dihindar. Kandungan kolestrol yang banyak didalam darah kita akan dengan sendirinya menempel didinding pembuluh arteri kita, sehingga menimbulkan penyempitan pembulh darah, coba kita ingat ilustrasi tentang selang tadi, semakin dipersempit selangnya maka akan semakin besar jugalah tekanan air yang disemprotkan.Obesitas / Kegemukan
Faktor ini bisa Anda kendalikan dan hindari. Siapa bilang orang gendut itu sehat..?? memang sih ngak ada yang bilang..hehehe.tetapi menurut penelitian, Orang yang memiliki berat badan di atas 30 persen berat badan ideal, memiliki kemungkinan lebih besar menderita tekanan darah tinggi.Stres
Faktor ini bisa Anda kendalikan. Stres dan kondisi emosi yang tidak stabil juga dapat memicu tekanan darah tinggi.Rokok
Faktor ini bisa Anda kendalikan dan hindari. Tuh kan sudah dibilangin, kalau rokok itu nada baik buat kesehatan. dibilangin kok ngeyel..ckckckKafein
Faktor ini bisa Anda kendalikan dan dihindari. Nah ini nie buat para pejantan tangguh yag suka minum kopi di pos kamling..heheheAlkohol
Faktor ini bisa Anda kendalikan dan bisa kita hindari. ih ngak banget deh...
Kurang Olahraga
Faktor ini bisa Anda kendalikan. Kurang olahraga dan bergerak bisa menyebabkan tekanan darah dalam tubuh meningkat. Olahraga teratur mampu menurunkan tekanan darah tinggi Anda namun jangan melakukan olahraga yang berat jika Anda menderita tekanan darah tinggi.

Komentar :
Posting Komentar