Daftar Isi Rongsokan Jaya

Ingat Waktu

Labels

Blog Archive

Followers

Gusti Muslihuddin Sa'adi El-banjary
logo 1
Rongsokan Jaya penuh dengan artikel-artikel rongsokan yang akan terus berjaya, tak peduli gimana, yang penting ini dia.


Jadi parent yang cerdas jangan jadi yang egois..................!!!!!



       Gila.Memang kata yang sudah tidak tabu lagi bagi masyarakat kita. Kata yang kasar, penuh kecaman dan terkadang sering membuat lawan bicara menjadi terpojok ketika tuduhan seperti" dasar gila loe" di jatuhkan didepan muka nya.
       Seiring dengan perubahan atau gerak laju penghancuran moral dikembangkan, maka kata yang tadi nya sangat tidak bisa diterima, ketika didengar oleh telinga, menjadi kata menyegarkan yang membuat orang tertawa lepas ketika mendengarnya. Jika kita sering melihat televisi, apalagi yang berbau komedi tak jarang kata-kata yang berbau intimidasi dan pelecehan disebut- sebut oleh pelawak papan atas kita, dengan dalih untuk menghadirkan sajian entertaiment yang segar bagi masyarakat sibuk perkotaan. Namun yang sangat disayangkan mereka tak memikirkan akibat kata-kata kasar dan jorok yang mereka sering sebutkan dipentas pahala, kata mereka.Kata-kata itu dapat menghancurkan opini masyarakat global yang terus beranggapan indonesia adalah bangsa yang santun, bukan hanya itu salah satu barang mahal yang perlu terjual dengan harga yang sangat murah karena kata-kata itu ialah gaya berbahasa anak-anak kita, yang kita cintai. Anak-anak kita sering mengucapkan kata-kata kasar kepada lawan bicara nya. Banyak orang tua yang bingung darimana anaknya dapat pembendaharaan kata-kata kasar seperti itu...? yang lebih membingungkan lagi, kata mereka. kami selalu mengawasi pergaulan anak kami diluar rumah, bahkan mereka mengaku tak pernah mengucapkannya didalam rumah, tapi mengapa anak kami sangat lancar mengucapkannya....?
       Sebenarnya anak-anak kita tak tau makna sebenarnya dari kata itu, coba anda buktikan, anda tanya apa arti kata-kata tersebut, mereka pasti akan dengan polos menjawab dengan sesuatu yang sekenanya yang ia rasa itu benar. anak-anak kita mengangap itu hanya lah gurauwan atau bisa jadi ia menganggap itu adalah senjata ampuh untuk mengalahkan lawan bicara nya. Dari mana lagi anak kita mendapatkan kata-kata itu kalau bukan dari dua tempat yaitu lingkungan dan televisi, namun tak menutup kemungkinan orang tuanya yang mengajarkan kata-kata tersebut.
       Meskipun pihak-pihak terkait sudah memberikan suatu pengklasipikasian terhadap tontonan telivisi, tapi hal itu tak akan membantu  banyak, orang akan berkata dengan nada acuh kalau memang asyik dan menghibur, why not.Tak perduli itu anak-anak, remaja ataupun yang sudah dewasa mereka akan mengucapkan kata yang sama "kenapa tidak"
       Televisi, radio, internet, lingkungan dll, sebenarnya semua itu hanya lah fasilitas dan orang tua adalah orang yang bertanggung jawab kepada anak nya terhadap fasilitas itu, Televisi dan lingkungan bisa saja mengubah perilaku anak yang asalnya pemalu menjadi supel dan sangat gampang bergaul, internet bisa saja menjadi perpustakaan yang mengasikkan bagi anak. Yang perlu diingat oleh orang tua adalah kebanyakan anak tidak bisa berpikir sebab akibat, mereka hanya bisa membedakan yang baik dan yang buruk dengan penglihatan yang sepintas, tapi tak jarang saya temukan anak-anak yang sudah mengerti akibat dari perbuatannya.
      Disini lah pungsi orang tua yang cerdas. Ingat cerdas bukan berarti harus sekolah, orang yang cerdas ialah orang yang mampu mengambil pilihan yang bijak untuk hidupnya maupun hidup orang lain dan juga orang yang bisa mengontrol sifat-sifat jelek yang ada dalam dirinya, cerdas juga bukan bakat, tapi cerdas ada berkat adanya kemauwan yang gigih untuk menjadi cerdas.Orang tua harus bisa memilihkan yang terbaik bagi anaknya, maksudnya bukan terbaik atas dasar persepsi orang tua, melainkan orang tua harus melihat atau mengobservasi apa yang menjadi kecenderungan, kesukaan dan bakat sang anak, setelah mengetahui semua apa yang ada pada anak nya barulah orang tua memilihkan yang mana yang terbaik untuk sang buah hati. Banyak orang tua yang egois dengan niat yang bagus menentukan pilihan yang terbaik untuk anaknya tapi yang ada adalah sang anak malah menentang habis-habisan pilihan orang tua nya, itu terjadi karena salah orang tua nya yang tidak mengkaji lebih dalam tentang anaknya dan biasa nya perkelahian ini terjadi ketika anak sudah remaja.    
         Hal ini berlaku untuk seluruh aspek kehidupan anak, tapi kalau anak sudah mencapai usia remaja kewenangan orang tua dalam mengatur anak harus dikurangi, kalau diwaktu anak kecil orang tua memilihkan yang terbaik bagi anak, tapi kalau sudah remaja orang tua bukan memilihkan tapi memberikan pilihan yang cerdas dan memaparkan akibat kalau sang anak tetap memilih jalan buruk yang ditempuhnya, atau dengan kata kasarnya orang tua mengancam anak, tapi bukan dengan bahasa yang mengancam akantetapi dengan bahasa yang halus seperti orang yang sedang memberikan pengertian. Dan ingat bukan dengan cara marah-marah, marah-marah hanya akan menjatuhkan harga diri orangtua dimata anak, tapi bukan berarti orang tua tak boleh marah, marah itu wajar, ketika nasehat atau perintah orang tua diabaikan, marah dalam tanda kutip mendidik dan bukan dengan amarah nafsu. Dan jadikan lah marah itu sebagai pilihan terakhir, begitu juga dengan hukuman, karena marah dan hukuman hanya akan menimbulkan ketakutan pada diri anak.



Komentar :

ada 0 komentar ke “Jadi parent yang cerdas jangan jadi yang egois..................!!!!!”

Posting Komentar

Download MP3

Masukan Nama Penyanyi - Judul Lagu

Mesin Cari Free Download Mp3 Gratis

my calender

Kamus

Kamus Orisinil:




Kolom blog tutorial

Grafik Pengunjung